Sabtu, 27 April 2013

Nelayan Berhenti Melaut Akibat Kelangkaan Solar, Tempat Pelelangan Ikan Sepi

Bakul tempat ikan di Tempat Pelelangan Ikan tak digunakan,
karena tidak ada pasokan ikan yang masuk ke TPI.  

Indramayu - Tempat Pelelangan Ikan TPI di Kabupaten Indramayu Jawa Barat, sepi dari kegiatan lelang tangkapan hasil laut. Hal ini karena nelayan tidak bisa melaut, akibat kelangkaan bahan bakar minyak jenis solar. 

Seperti yang terjadi di TPI Sri Mina Sari Desa/Kec. Juntinyuat Kabupaten Indramayu, (27/4). Tidak ada kegiatan lelang dan jual beli tangkapan hasil laut, yang biasanya terjadi di tempat ini. Sejumlah pengurus TPI, bahkan hanya duduk-duduk di tempat yang biasanya ramai dengan aktifitas lelang.

Kondisi seperti ini, telah terjadi sejak 3 hari terakhir. Hal ini karena nelayan tidak bisa melaut, akibat kelangkaan solar, baik di warung pengecer maupun di SPBU. Biasanya, transaksi jual beli lelang ikan bisa mencapai 20 ton per hari. Namun kini, transaksi maksimal hanya 2 ton per hari. Bahkan hari ini, sama sekali tidak terjadi transaksi lelang ikan. "Kalau mau menaikkan harga BBM, naikkan saja. Cara seperti ini (mengurangi pasokan solar-red) sama saja dengan membunuh rakyat kecil. Hari ini sama sekali tidak ada ikan yang masuk ke TPI". ungkap Rastilah, nelayan asal Desa Juntikedokan yang juga merangkap sebagai pengurus TPI Sri Mina Sari.

Namun, meskipun pasokan ikan menurun drastis, harga ikan tidak mengalami kenaikan dan cenderung stabil. Hal ini diduga, karena masih banyak ikan impor yang masuk ke pasaran dalam negeri. (asto-003)
Poskan Komentar